Siapin Uang 500 Ribu Aja Buat 3 Hari Keliling Jogja


Jogja tersebut klasik. Jogja tersebut ngangenin. Jogja tersebut nyenengin. Jogjatersebut magis. Kamu yang pernah ke Jogja, tanyakan pada hatimu, yakin nggak pengen kembali? Yang belum pernah, yakin nggak pengen ke sini?

Penggalan lirik lagu Kla Project di atas ialah ungkapan kecil alangkah Jogja akanmenciptakan siapapun menjadi rindu dan hendak “pulang” ke sini. Pesona kota Gudeg ini selalu sukses membuat siapapun jadi tergoda. Kamu salah bila mengira perlu merogoh kocek dalam guna berlibur ke Jogja. Nyatanya, bila kamu niat, tiga hari dua malam di sini perlu uang selama 500 ribuan aja kok.

Ketika melancong, urusan kesatu dan utama yang mesti anda siapkan ialah TIKET. Yang murah dan gampang dari Jakarta-Jogja ya kereta, pilih yang ruang belajar ekonomi aja

Kamu dapat menggunakan moda transportasi kereta api untuk memulai petualangan ini. Karena memposisikan diri sebagai backpacker alias budget traveler, pilih yangsangat murah aja ya. Kereta Api Bengawan misalnya, berangkat dari Stasiun Pasar Senin pukul 11.30 WIB dan hingga Jogja pukul 19.50 WIB di Stasiun Lempuyangan. Harganya 74 ribu, tidak boleh lupa pesen pun buat pulangnya ya. Inget, ini yangsangat murah. Yang penting tersebut bukan anda naik apa, namun bagaimana anda menikmati perjalanan di dalamnya.

Sesampainya di Jogja, nggak usah manja, cari penginapan jalan kaki aja ke wilayah Sosrowijayan. Tahu sendiri di sini seluruh murah~

Sebenernya, bila mau jalan kaki ke Sosrowijayan, bakal lebih dekat bila turun di Stasiun Tugu. Tapi sebab keretamu ruang belajar ekonomi, jadi ya turunnya di Stasiun Lempuyangan, bila ditarik garis lurus jaraknya selama 500 meter menujuwilayah Sosrowijayan yang terdapat di Jalan Malioboro ini. Kalau masih punya tenaga, ya silakan jalan kaki. Tapi bila nggak, Trans Jogja juga dapat jadi pilihan. Jarak halte trans Jogja dari stasiun Lempuyangan melulu sekitar 50 meter. Dari pintu keluar, berjalanlah ke arah kiri. Tak jauh diantara jembatan layang,anda akan mendapati halte trans Jogja.

Beroperasi masing-masing hari mulai pukul 05.30-21.30 WIB, kamu lumayan mengeluarkan Rp 3.600 guna tiketnya. Dari Lempuyangan ke arah Malioboro, silakanmemakai Trans Jogja rute 2A. Dari halte Malioboro, anda tinggal ke dalam gang Sosrowijayan, dan pilihlah penginapan yang tidak sedikit ditawarkan di dalamnya. Aneka hotel murah, mulai dari ruang belajar melati, losmen, hotel bintang 1sampai bintang 5 semuanya tersedia. Penginapan dengan tarif Rp 75 ribu juga masihterdapat lho. Karena hingga Jogja telah malam, terdapat baiknya anda istirahat aja di malam kesatu ya~

Supaya lebih gampang dan hemat, nggak ada penyelesaian lain di samping sewa motor. Hari kesatu ini dapat kamu habiskan dengan mengembara pantai di Gunungkidul

Sebagai backpacker, pasti beberapa besar lebih nyaman berlangsung sendiri ketimbang mengekor paket tur untuk mendatangi suatu tempat. Karena angkutan umum di Jogja masih jarang dan nggak fleksibel, lebih dianjurkan supaya anda menyewa motor saja. Yang sangat murah harganya 50 ribu per hari. Belum bensin lho, ya.

Karena siapa juga tak akan menampik pantai, betapa bahagianya bila kamu dapat menyempatkan waktumu guna menjamah pasir-pasir pantai di Gunungkidul. Walau terhitung jauh, namun pantai-pantai di sana lebih sepi dan alami dibanding Parangtritis. Pantai-pantai di Gunungkidul sangat sesuai sebagai lokasi pengusir penat. Butuh waktu selama dua jam dari kota Jogja mengarah ke ke pantai-pantai cantik itu. Kamu pun melulu perlu mengeluarkan ongkos sekitar 10 ribu guna masuk ke tiap pantainya.

Hari kedua, saatnya keliling kota. Ke Jogja tanpa ke Keraton, jadi tidak cukup afdol nampaknya. Bisa pun dilanjutkan ke Taman Sari dan jemputlah sunset di Candi Ratu Boko

Setelah hari kesatu menempuh jarak lumayan jauh guna wisata alam atau bermain dengan air asin dan pasir, hari kedua silahkan habiskan waktumu guna berkeliling kota. Pagi hari sesudah sarapan, kamu dapat mengunjungi keraton, yang pun disebut sebagai museum hidup kebudayaan Jawa, karena sampai saat ini masihdipakai sebagai timpat bermukim raja. Buka pukul 08.00 sampai 12.00 WIB, kamudapat memuaskan hasrat wisata sejarah dan menyaksikan ragam pagelaran seni di dalamnya. Tiket masuknya 7 ribu saja.

Sepulangnya dari keraton, kamu dapat melanjutkan perjalanan mengarah ke Taman Sari. Gemericik air, keindahan arsitektur yang kuno, dan pemandangan menakjubkandapat kamu dapati di sini. Terakhir, di senja hari, jemputlah sore di Candi Ratu Boko. Silahkan selfie dan bersiaplah menyambut follower yang hadir ketika anda mengunggahnya di media sosial. Kompleks istana megah yang di bina pada abad ke-8 ini bakal memberikanmu kedamaian, percayalah.

Hari ketiga, saatnya pulang~ Sekadar tips penghematan, sekitar di Jogja tidak boleh makan yang aneh-aneh ya. Nasi kucing di angkringan aja.

Di samping wisata alam dan budaya, Jogja pun begitu kental dengan wisata kulinernya. Di sepanjang jalan Malioboro saja, akan tidak sedikit kamu temukansaudagar makanan yang berderet di pinggir jalan. Mulai dari gudeg, penyetan,hingga angkringan. Bagi semua backpacker yang menghemat biaya, sangat dianjurkan supaya tidak santap di pinggir jalan Malioboro. Sebab, harganya lumayan mahaluntuk kamu yang ber-budget minim. Biar murah meriah, silahkan pilih angkringan (kalau dapat yang jauh dari keramaian) atau warung nasi laksana warteg aja ya. Anggaplah sekali makan anda abis Rp 10 ribu. Inget, tidak boleh neko-neko~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

loading...