Agar Tidak Perlu Jinjit Naik Sepeda Motor


Ada sangat tidak sedikit pilihan sepeda motor dengan pelbagai ukuran dan dimensinya masing-masing. Dewasa ini motor gambot dengan ban yang besar dan lebar, serta memakai jok yang diciptakan sedemikian rupa, supaya paha bisa tertopang dengan sempurna, lumayan populer. 

Sayangnya dengan desain tersebut, jarak jok motor dari tanah jadi lebih tinggi. Hal ini sebab profil ban yang lebih besar, pun desain jok menciptakan kaki lebih melebar sampai-sampai daya pijak kaki tidak sepenuhnya menapak ke tanah. 

Contohnya Yamaha Lexi. Berdasarkan data spesifikasi, motor matik teranyar dari pabrikan garpu tala ini mempunyai tinggi jok 785 mm. Padahal saudaranya, Yamaha NMax melulu setinggi 765 mm. 

Atau motor matik lain, Honda Vario teranyar mempunyai tinggi jok 769 mm, lain 29 mm dengan Honda Beat yang mempunyai tinggi jok melulu 740 mm. 

dengan tinggi 170 cm mesti jinjit kala menungganginya, khususnya di Yamaha Lexi. 

Untuk mengatasi tinggi jok yang dirasa berlebihan ini, ada sejumlah hal yang direkomendasikan Yoyo, penggawa Kedai Riders, bengkel modifikasi spesialis motor matik bongsor. 

"Pertama bila kontur jok terlampau tinggi, bawa ke tukang jok bikin dipapas jadinya tipis, memang kenyamanannya berkurang, namun bisa buat kaki tidak banyak menapak," ujar Yoyo.

Cara kedua yang dapat dilakukan menurut keterangan dari Yoto ialah dengan tidak banyak mengorbankan bagasi motor.

"Kalau masih kurang, unsur plastik yang menonjol di jok tersebut dibobok dibuat rata, hanya ya bagasi enggak dapat muat helm lagi," tambahnya. 

Di samping kustomisasi pada jok, teknik ketiga yang ditawarkan Yoyo ialah penggantian shockbreaker belakang yang lebih pendek. Hal ini guna guna menguangi tinggi jok. 

"Suspensi pun berpengaruh, dapat pakai yang after market atau bawaan motor beda yang lebih pendek dari bawaan aslinya," pungkasnya. 

Hal terakhir, keempat, yang dapat dilakukan untuk menciptakan tinggi jok lebih ramah untuk rata-rata orang Indonesia ialah penggantian ban dengan nomor yang lebih kecil. 

Namun Yoyo berpendapat, urusan ini tidak akan dominan signifikan, sebab bergantung pada elevasi dan lebar ban. Apabila memakai ban dengan ukuran yang lebih kecil tetapi ketinggiannya sama, maka pengaruhnya tidak bakal banyak. 

Oleh sebab tersebut mengubah tinggi dan lebar ban yang lebih kecil dari bawaan, malah akan mebahayakan. "Mendingan aman main di shockbreaker daripada downsize ban," tutup Yoyo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

loading...