Kamu Tidur Lebih Lama dari Orang Lain, Apa Saja Penyebabnya?


Beberapa orang laksana tidak pernah lumayan tidur. Padahal, merekatelah tidur sekitar berjam-jam, tetapi tetap kelelahan. Sementara, orang lain istirahat lebih sebentar dan bangun dalam suasana segar.

Bisa tidur sejumlah jam lebih lama di akhir pekan, memang bonus yang menyenangkan. Namun bila hal ini jadi keperluan harian, dapat jadi terdapat masalah dengan tubuhmu. Apalagi, bila di siang hari anda masih merasa kelelahan.

"Kebanyakan orang dewasa perlu tidur sekitar tujuh hingga delapan separuh jam," ujar Ronald Chervin, direktur dari Pusat Gangguan Tidur di University of Michigan untuk Huffington Post. "Namun, andai seseorang istirahat dalam masa-masa yang spektakuler lama dan tetap tidak merasa segar, dia perlu menemui pakar tidur."

Huffington Post bertanya pada semua pakar tidur, mengapa jam tidurbeberapa orang tidak beraturan, dan apa yang mesti dilaksanakan seandainya urusan ini jadi masalah. Berikut jawabannya:

1. Tertanam dalam DNA

Riset menyimpulkan, genetik dapat jadi memainkan peran, kenapa sejumlah orang butuh jam istirahat tambahan.

"Beberapa orang memang dirancang untuk memerlukan lebih tidak sedikit tidur. Tidak terdapat yang dapat dilakukan berkaitan genetik kita," ujar Chervin. "Tapi kita dapat mengatur hal lain yang menata berapa lama anda terlelap, laksana jam istirahat dan masa-masa bangun."

Anak remaja pun secara umum istirahat lebih lama, dan susah untuk bangun.

2. Bisa jadi tanda gangguan tidur

Kamu dapat jadi menderita satu dari sejumlah gangguan tidur, yang berdampak waktu mengawali hari yang lebih siang. Salah satunya ialah hypersomnia, atau "mabuk tidur." Gangguan ini disebut demikian, sebab ketika terbangun, penderitanya bakal merasa hilang arah.

"Seseorang dengan hypersomnia dapat sangat sulit bangun, dan 10 jam tidak cukup. Mereka dapat saja istirahat siang sekitar dua atau tiga jam, dan merasa masih perlu menutup mata," ujar Emmanuel H. During, seorang berpengalaman saraf dan psikiater yang memungut spesialisasi medis istirahat di Stanford University.

Kamu dapat mengalami gangguan ini di umur berapa pun, dan penyebabnya masih belum diketahui.

Gangguan saraf langka yang dinamakan sindrom Kleine-Levin, atau "sindrom putri tidur" juga dapat menyebabkan keperluan tidur yang teramat sangat.

"Mereka dapat menghabiskan masa-masa 15 atau 20 jam di kasur sekitar berhari-hari atau berminggu-minggu dalam satu waktu, dan melulu terbangunguna buang air dan makan," ujar Chervin.

Riset menemukan, sindrom ini melulu mempengaruhi satu dari satu juta orang.

3. Pengaruh kesehatan mental

"Tidur yang lama ialah salah satu teknik depresi bermanifestasi. Seseorang dapat tidur lebih lama dan merasa mengantuk sepanjang hari, dan tidur sekitar 10 atau 11 jam masing-masing hari," ujar During.

Riset menunjukkan, terdapat hubungan antara depresi dan gangguan tidur. Biasanya dihubungkan dengan permasalahan insomnia atau hypersomnia.

Beberapa penyembuhan untuk situasi tertentu juga dapat menyebabkan rasa grogi (bingung) dan waktu istirahat lebih lama. Jadi opsi terbaiknya ialah berkonsultasi dengan dokter.

4. Kondisi medis lain

Cedera benak yang traumatis juga dapat menyebabkan waktu istirahat lebih panjang, ujar During. Satu studi menemukan, orang yang baru saja merasakan cedera benak traumatis tidak jarang tidur lebih lama dikomparasikan orang yang sehat.

Tidur pun mempunyai hubungan powerful dengan korban trauma, dan penelitian menunjukkan, faedah otak bakal membaik sesudah tidur yang cukup.

5. Sangat tidak cukup tidur

Jika anda sering begadang, wajar andai akhirnya masa-masa tidurmu lebih lama ketika akhirnya bisa kesempatan. Untungnya, urusan ini hanyalah konsekuensi dari kebiasaanmu, dan bukan indikasi penyakit. Selama urusan ini tidak menjadi pola istirahat alamimu, ujar During.

Namun perlu dikenang juga, mengubah waktu istirahat dengan waktuistirahat siang yang sporadis atau waktu istirahat malam yang lebih panjang tidak tidak jarang kali memberi hasil yang dibutuhkan.

Chervin mengatakan, tidak sedikit orang memandang tidur dapat ditabung. Jadi mereka tidur tidak banyak malam ini, dan beranggapan bisa menggantinya dengan istirahat yang lebih lama kelak malam.

"Namun anda tidak selalu dapat mengubah jam istirahat yang kurang," tambahnya.

Riset menunjukkan, tidur sekitar 10 jam sesudah tidak istirahat sama sekali, melulu akan menaikkan kesegaran tubuh pada tadinya saja. Setelah tersebut kamu bakal drop.

Kesimpulannya: Jika anda terus merasa letih walau lumayan tidur, periksakan diri ke dokter, ujar During.

Namun andai kamu terbangun dalam situasi segar dan siap mengawali hari,istirahat lebih lama sesekali masa-masa tidak akan memunculkan kerugian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

loading...