Permasalahan Mental yang Menjadi Pemicu Pasangan Posesif


Tentu Anda sempat rasakan atau minimum dengar narasi rekan Anda tentang pasangannya yang posesif. Dari mulai kecemburuan yang terlalu berlebih, beberapa ratus telephone yang tidak terjawab sebab tengah kerja, sampai kesukaran untuk berjumpa dengan orang sebab ditata oleh pasangan. Sebetulnya, pemicu pasangan dapat posesif seringkali dikaitkan dengan permasalahan emosi serta mental orang itu. 

1. Attachment disorder 

Masalah kelekatan atau attachment disorder ialah satu kelainan mental saat seorang begitu terikat dengan pasangan atau orang terdekatnya. Hal itu seringkali membuat dianya susah berhubungan dengan orang asing yang lain. 

Orang yang menderita masalah ini umumnya alami trauma di waktu kecil. Pengalaman itu membuat mereka tidak meyakini orang dewasa serta terikut sampai mereka mempunyai pasangan, hingga jadi pemicu pasangan posesif. 

2. Borderline Personality Disorder (BPD) 

BPD ialah masalah yang begitu serius untuk emosi seorang. Umumnya, mereka yang alami penyakit mental ini seringkali rasakan takut akan ditinggal, emosi tidak konstan, sampai paranoid pada diri pribadi. 

Saat mereka kuatir serta stres saat perasaan mempunyai akan pasangannya menghilang, hal itu merubah perasaan cinta mereka jadi perasaan ingin mengendalikan kehidupan pasangan. Oleh karenanya, BPD seringkali dikatakan sebagai pemicu pasangan bisa posesif. 

3. Cemburu buta 

Orang yang posesif umumnya begitu mencurigai beberapa orang yang berada di seputar pasangannya. Keraguan itu menjadi kecemburuan yang terlalu berlebih. Seringkali perasaan itu membuat mereka menghakimi pasangannya sebab sudah berselingkuh. 

Meskipun pasangan mereka pasti tidak lakukan hal itu, kecemburuan belum pernah hilang dari karakter posesif mereka. Satu analisa mengutarakan jika alkohol jadi unsur simpatisan masalah ini. 

4. OCD 

OCD atau obsessive compulsive disorder ialah masalah mental saat seorang mempunyai perasaan kuatir terlalu berlebih serta terobsesi pada suatu, hingga bertindak tersendiri dengan berkali-kali. 

Contohnya, kecemasan pada kebersihan badan, hingga condong bersihkan diri berulang-kali. OCD nyatanya dapat juga berefek pada suatu jalinan. Orang dengan masalah ini umumnya memerlukan kepastian dengan terus-terusan pada pasangannya, hingga jadi pemicu kenapa dianya jadi posesif. 

Nyatanya, sesudah kita tahu apa yang bisa jadi pemicu pasangan dapat posesif, tentu saja kita harus tahu apa yang seharusnya dikerjakan. Jika Anda rasakan cemas dengan pasangan Anda, coba untuk mengajaknya bicara serta ajak ia untuk turut berkonsultasi dengan dokter spesialis. Tidak hanya baik untuk Anda, tentu saja menangani perasaan posesif itu ada dapat juga memantapkan emosi pasangan Anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

loading...