Ikuti Cara Penggunaan Obat Semprot Hidung yang Benar

Obat Semprot Hidung

Sebagian besar dari kita mungkin sudah pernah merasakan masalah kesehatan berupa hidung tersumbat. Ya, memang hidung tersumbat menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang sangat sering terjadi. Meskipun banyak yang menganggap bahwa ini merupakan permasalahan yang kecil, namun pada kenyataannya hidung tersumbat bisa begitu mengganggu kenyamanan dan bahkan juga bisa lebih parah apabila tidak ditangani segera. 

Hidung tersumbat ada dua macam, yaitu ada yang disertai dengan cairan berlendir atau ingus dan satu lagi tidak disertai cairan. Kondisi hidung tersumbat dapat terjadi saat jaringan di dalam hidung dan sekitarnya terdapat membengkakan yang dikarenakan peradanga dengan produksi cairan lendir yang melebihi batas dan termasuk pada pembuluh darah. Salah satu cara untuk mengatasi hidung berledir adalah dengan menggunakan obat semprot hidung. Namun harus diperhatikan panduan cara pakai obat semprot hidung dengan tepat. 

Obat semprot hidung umumnya memiliki kandungan berupa oxymetazoline yang bekerja untuk meringankan rasa tidak nyaman pada hidung seperti masalah pilek, infeksi, sinusitis ataupun karena alaergi. Obat semprot hidung bekerja dengan cara mempersempit pembuluh darah yang terdapat pada saluran hidung. 

Mengingat bahwa penggunaan obat semprot hidung juga memiliki efek samping meskipun tidak beresiko besar dan jarang terjadi, namun tetap dalam penggunaannya harus sesuai panduan pemakaian obat semprot hidung. Beberapa hal yang penting untuk diperhatikan adalah memastikan tangan dalam kondisi bersih terlebih dahulu sebelum menggunakan obat semprot. Kemudian juga yang perlu dipastikan lebih dulu adalah membersihkan hidung dari lendir jika ada dengan cara mengeluarkannya. Baru setelah itu obat semprot digunakan. 

Selain itu, yang tidak kalah pentingnya lagi dalam menggunakan obat semprot hidung adalah penggunaan dengan dosis yang tepat. Untuk anak-anak di atas usia 6 tahun, dosis penggunaan yaitu 2 sampai dengan 3 semprotan. Sedangkan untuk anak di bawah usia 6 tahun, harus sesuai dengan anjuran dokter. Apalagi untuk bayi. Begitu pun dengan obat mual untuk bayi, seperti contohnya Vometa Drop untuk bayi yang baru diperbolehkan untuk bayi di atas usia 1 tahun. Dalam penggunaan obat seperti Vometa Drop, jauh lebih baik sesuai anjuran dokter.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

loading...