Penyakit yang Tidak Dilindungi atau Ditanggung Asuransi Kesehatan


Asuransi kesehatan cashless memang sangat membantu mempermudah para nasabah. Pasalnya, dengan jenis asuransi ini, Anda tak perlu lagi mempersiapkan uang tunai untuk menalangi biaya pengobatan untuk kemudian diklaim ke pihak asuransi. Dengan asuransi cashless, Anda bisa langsung melakukan transaksi dengan menggunakan kartu asuransi Anda tanpa perlu keluar biaya.

Berbicara mengenai asuransi, sebelum memutuskan untuk mendaftarkan diri kepada asuransi Anda harus mengetahui bahwa terdapat penyakit-penyakit tertentu yang tidak dilindungi atau ditanggung oleh asuransi.

Daftar Penyakit yang Tidak Tercover Asuransi

Biasanya penyakit yang tidak dilindungi oleh asuransi adalah penyakit bawaan, penyakit kritis, atau juga penyakit dan kondisi yang sudah diderita, sebelum tertanggung mendaftar atau mengikuti asuransi kesehatan tersebut.

Sebagai gambaran, berikut adalah beberapa penyakit yang tidak ditanggung atau dilindungi oleh asuransi kesehatan:

1. Penyakit Kritis

Penyakit kritis adalah jenis penyakit yang dapat dikatakan memiliki harapan yang kecil untuk dapat pulih kembali. Pasalnya, penyakit menyerang secara perlahan dan membutuhkan waktu yang lama untuk proses pengobatan dan pemulihannya.

Oleh sebab itu, perusahaan asuransi biasanya menawarkan asuransi penyakit kritis untuk para tertanggung yang memiliki riwayat penyakit kritis. Adapun contoh penyakit kritis di antaranya adalah:
  • Stroke 
  • Jantung 
  • Diabetes 
  • Kanker 
  • Gagal Ginjal 
  • Paru-Paru

2. HIV Dan AIDS

Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) dapat dikategorikan sebagai penyakit yang tidak dilindungi atau ditanggung oleh asuransi kesehatan. Hal ini disebabkan karena kedua penyakit tersebut dapat menimbulkan penyakit lainnya.

Mengingat penyakit ini menyerang sistem kekebalan tubuh, penderita akan mudah terserang penyakit bawaan lain yang menyertai. Hal tersebut menyebabkan proses pengobatan, penyembuhan, dan juga pemulihan menjadi panjang, sulit, dan juga mahal.

3. Penyakit Bawaan

Yang dimaksud dengan penyakit bawaan adalah penyakit yang diturunkan oleh keluarga (keturunan) atau juga cacat bawaan. Asma, sakit mental, dan juga hernia merupakan contoh penyakit bawaan yang tidak dilindungi atau ditanggung oleh asuransi kesehatan.

4. Pre-Existing Condition

Kebanyakan asuransi kesehatan juga tidak melindungi atau menanggung penyakit yang sudah diderita oleh tertanggung seperti yang sebelumnya sudah kami jelaskan.

Meskipun misalnya tertanggung menderita penyakit yang bukan penyakit kritis atau bawaan, jika sebelum mengajukan asuransi sudah menderita penyakit tersebut, maka tidak akan dicantumkan atau dihitung ke dalam polis asuransi tersebut.

5. Biaya yang Dikeluarkan Saat Melahirkan

Baik melahirkan secara normal maupun operasi caesar, umumnya tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan. Hal ini disebabkan karena proses melahirkan dianggap bukan merupakan sebuah penyakit, melainkan kondisi yang lazim dijalani oleh wanita dan dapat direncanakan.

Jika memang menginginkan biaya melahirkan ditanggung oleh asuransi, Anda dapat memilih asuransi kesehatan ibu dan anak. Asuransi ini juga menanggung biaya sejak mengandung hingga pasca melahirkan.

Meskipun memang penyakit-penyakit yang disebutkan sebelumnya tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan, tidak sedikit asuransi kesehatan yang khusus untuk penyakit tersebut. Anda dapat mencari informasi lainnya mengenai asuransi khusus jika Anda tertarik.

Tidak ada komentar untuk "Penyakit yang Tidak Dilindungi atau Ditanggung Asuransi Kesehatan"