5 Tips Mencuci Piyama Anak agar Tidak Cepat Melar


Piyama merupakan salah satu jenis baju yang harus dirawat dengan benar. Meskipun tidak dipakai berpergian, hanya digunakan saat tidur tetapi baju ini harus dirawat sebaik mungkin. Apalagi untuk jenis piyama anak yang biasanya mudah melar karena perawatan yang salah. Agar lebih awet digunakan dan tetap berkualitas seperti baru maka penting sekali untuk merawatnya dengan langkah yang tepat.

Mencuci Piyama

Proses pencucian memberikan pengaruh besar pada perubahan kualitas baju tidur atau piyama. Jika ingin piyama awet dipakai dan tidak mudah melar, maka pastikan untuk mencucinya dengan cara yang benar. Berikut adalah 5 tips mencuci piyama si kecil agar selalu awet digunakan:

1. Baca Instruksi

Jika ingin mencuci piyama dengan benar, bacalah instruksinya terlebih dahulu. Biasanya ada label yang menempel pada baju piyama dan di sana sudah jelas tertulis instruksi pencucian baju. Seperti apa metode pencucian yang disarankan dan apa saja hal-hal yang tidak diperbolehkan karena bisa merusak kualitas baju.

Sebenarnya cara ini tidak hanya berlaku untuk piyama saja. Saat Anda mencuci baju-baju lain milik si kecil, usahakan untuk mengikuti instruksi yang ada pada label. Instruksi pencucian yang tertulis pada label ini sudah disesuaikan dengan jenis bahan. Dengan begitu metode pencucian tersebut tidak akan merusak kualitas bahan malah menjaganya tetap awet.

2. Pisahkan Berdasarkan Warna

Anda disarankan untuk memisahkan piyama berdasarkan warna saat proses pencucian. Ini merupakan prinsip dasar pencucian yang dilakukan untuk mencegah kelunturan. Pisahkan baju-baju yang berwarna dengan pakaian yang memiliki warna putih. Rendam dan cucilah piyama bersamaan dengan baju-baju lain yang warnanya sama.

Sebenarnya lebih disarankan untuk mencuci piyama menggunakan tangan dibandingkan mesin cuci. Namun jika memang mencuci manual tidak memungkinkan maka mesin bisa digunakan. Hanya saja atur agar putaran mesin tidak terlalu kuat demi menjaga kualitas bahan piyama agar tidak melar.

3. Gunakan Detergen Khusus

Piyama anak sebaiknya dicuci menggunakan produk detergen khusus. Anda bisa memakai detergen yang memang khusus diformulasikan untuk mencuci pakaian anak. Biasanya detergen ini memiliki aroma yang lembut dan formulanya juga tergolong gentle sehingga tidak mudah merusak bahan yang digunakan. Biasanya petunjuk pemakaian detergen ini juga sudah ada di label instruksi pencucian.

4. Hindari Pemakaian Pengering

Anda juga disarankan untuk menghindari penggunaan mesin pengering. Sebaiknya piyama yang sudah dicuci tidak dikeringkan memakai mesin. Anda bisa memerasnya secara manual untuk menghindari baju mudah melar. Cukup peras dengan kekuatan yang lembut atau kibaskan baju agar kandungan air di dalamnya keluar sehingga proses penjemuran bisa berjalan lebih cepat.

5. Hindari Penjemuran Langsung

Demi menjaga kualitas bahan piyama buah hati Anda, hindari penjemuran secara langsung. Maksudnya, Anda tidak disarankan menjemur piyama langsung di bawah paparan sinar matahari. Jika baju dijemur di bawah sinar matahari langsung, biasanya warna baju akan lebih mudah pudar. Selain itu kualitas bahan juga akan menurun.

Anda bisa menjemur baju tidur si kecil di tempat yang teduh. Jika memang terpapar sinar matahari langsung maka jangan terlalu lama. Segera ambil baju tersebut dan hindarkan dari panas matahari yang terlalu kuat.

Itulah tadi 5 tips pencucian piyama anak agar kualitasnya terjaga dan tidak mudah melar. Jika kualitasnya terjaga dengan baik maka baju ini bisa dipakai juga untuk jangka waktu yang lama. Bahkan bisa diturunkan lagi kepada adik-adiknya kelak.

Tidak ada komentar untuk "5 Tips Mencuci Piyama Anak agar Tidak Cepat Melar"